Rabu, 29 Maret 2017

29-09-2016
Perkembangan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penjualan Tanah Milik Negara Di Jalan Kalimalang Raya Kelurahan Lembangsari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat Oleh PT. Adhi Karya Kepada Hiu Kok Ming

Perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam penjualan Tanah Milik Negara seluas 4,8 Ha di jalan Kalimalang Raya Kelurahan Lembangsari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat oleh PT. Adhi Karya kepada Hiu Kok Ming, adalah sebagai berikut :

1.  Tim Penyidik telah mengagendakan dan melakukan pemanggilan secara patut terhadap terhadap 5 (lima) orang Saksi, yaitu :

  1. Charwinda jabatan Camat Tambun Selatan.
  2. Ismail pekerjaan Staf Kecamatan.
  3. Yanceu Herlianti, SH jabatan Kepala Desa Lembangsari Tahun 2012.
  4. Ariyani pekerjaan Staf Kelurahan.
  5. Achmad Firdaus pekerjaan Staf Kelurahan.

2.  Sekitar pukul 09.00 Wib telah hadir Saksi memenuhi panggilan Penyidik dan dilakukan pemeriksaan pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

  • Charwinda menerangkan bahwa tanah di desa Lembangsari tersebut merupakan tanah milik negara PT. Adhi Karya namun, tidak ada surat tidak silang sengketa tanah tersebut dan itu merupakan sebagai syarat diterbitkannya HGB yang dimohonkan oleh Hiu Kok Ming.
  • Ismail menerangkan bahwa tanah di desa Lembangsari tersebut merupakan tanah milik negara PT. Adhi Karya namun, tidak ada surat tidak silang sengketa tanah tersebut dan itu merupakan sebagai syarat diterbitkannya HGB yang dimohonkan oleh Hiu Kok Ming.
  • Yanceu Herlianti, SH menerangkan tanah di desa Lembangsari tersebut merupakan tanah milik negara PT. Adhi Karya namun, tidak ada surat tidak silang sengketa tanah tersebut dan itu merupakan sebagai syarat diterbitkannya HGB yang dimohonkan oleh Hiu Kok Ming.
  • Ariyani menerangkan bahwa tanah di desa Lembangsari tersebut merupakan tanah milik negara PT. Adhi Karya namun, tidak ada surat tidak silang sengketa tanah tersebut dan itu merupakan sebagai syarat diterbitkannya HGB yang dimohonkan oleh Hiu Kok Ming.
  • Achmad Firdaus menerangkan bahwa tanah di desa Lembangsari tersebut merupakan tanah milik negara PT. Adhi Karya namun, tidak ada surat tidak silang sengketa tanah tersebut dan itu merupakan sebagai syarat diterbitkannya HGB yang dimohonkan oleh Hiu Kok Ming.

3.  Bahwa Tim Penyidik dalam pengungkapan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penjualan Tanah Milik Negara seluas 4,8 Ha di jalan Kalimalang Raya Kelurahan Lembangsari Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat oleh PT. Adhi Karya kepada Hiu Kok Ming telah melakukan pemeriksaan Saksi sebanyak 7 (tujuh) orang.

 

KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

DRS. MOH. RUM, SH


kembali

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id