Senin, 24 April 2017
   REFORMASI BIROKRASI
KEJAKSAAN RI
   TAHAP PELAKSANAAN    QUICK WINS    PROGRAM PEMBARUAN    INFO TERKINI
Evaluasi Jabatan
 

Evaluasi Jabatan merupakan proses penilaian yang dilakukan oleh manajemen Kejaksaan Agung terhadap bobot tanggung jawab dari suatu jabatan (bukan pemangku jabatannya). Evaluasi jabatan secara umum menggunakan tiga parameter yang saling berhubungan yaitu:

  1. Know How,yakni seluruh unsur pengetahuan, keilmuan, ketrampilan dan pengalaman yang dibutuhkan untuk melaksanakan jabatan sesuai dengan standar kinerja. Parameter know how ini diketahui berdasarkan: pertama, adanya unsur pengetahuan, keilmuan, ketrampilan, prosedur praktis, keahlian teknis dan disiplin ilmu yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan (technical know how). Kedua, adanya unsur pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan dalam memadukan aspek-aspek kompleksitas, keragaman, keluasan wilayah kerja dan perencanaan kerja (management breadth). Ketiga, tingkat kemampuan mempengaruhi (human relations skill) yang dibutuhkan oleh suatu pekerjaan.
  2. Problem Solving, yakni tantangan pemikiran yang dibutuhkan dalam pekerjaan untuk menganalisa, mengevaluasi, menciptakan, menjelaskan dan mengambil suatu kesimpulan yang dilakukan berdasarkan Undang-undang, praktek organisasi dan profesionalisme pekerjaan. Tingkat kemampuan problem solving ini dapat dilihat dari dua hal yakni: tantangan pemikiran dalam mengidentifikasikan masalah; dan tantangan pemikiran dalam menjawab masalah.
  3. Accountability,  merupakan hasil dan konsekuensi dari suatu tindakan atau keputusan yang telah dibuat. Dampak akuntabilitas diukur dari hasil kerja jabatan. Akuntabilitas memiliki tiga dimensi sesuai dengan tingkat kepentingannya. Tiga dimensi tersebut adalah: pertama, tingkat kebebasan dalam bertindak (freedom to act); kedua, dampak jabatan terhadap hasil akhir (type of impact); dan ketiga, dampak pekerjaan terhadap organisasi (area of impact).

Evaluasi jabatan dilaksanakan oleh pejabat yang berwenang dengan menggunakan Hay guide chart/profile method of job evaluation. Sebelum melakukan evaluasi terhadap masing-masing jabatan yang ada dibawahnya, pejabat yang melakukan evaluasi mendapatkan pelatihan evaluasi jabatan dari konsultan. Pejabat yang melakukan evaluasi terdiri dari:

  1. Jaksa Agung, melakukan evaluasi terhadap Jabatan Eselon I;
  2. Pejabat Eselon I, melakukan evaluasi terhadap Jabatan Eselon II termasuk para Kepala Pusat, Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pengkaji di lingkungan Kejaksaan Agung; dan
Pejabat Eselon II, melakukan evaluasi terhadap Jabatan Eselon III dan IV termasuk Pengkaji di lingkungan Kejaksaan Tinggi.
 
Kembali
  Quick Wins
  Evaluasi Kinerja
  Profil Kejaksaan 2025
  Manajemen Perubahan
  Analisis Jabatan
  Evaluasi Jabatan
  Sistem&Struktur Remunerasi
  Sistem Manajemen SDM
  Peraturan Perundang-Undangan

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id