Jum'at, 15 Desember 2017
   REFORMASI BIROKRASI
KEJAKSAAN RI
   TAHAP PELAKSANAAN    QUICK WINS    PROGRAM PEMBARUAN    INFO TERKINI
Analisis Jabatan
 

Analisa jabatan adalah suatu proses untuk memahami “apa” dan “mengapa” suatu pekerjaan dilakukan. Hasil dari proses tersebut adalah uraian pekerjaan/ jabatan berbentuk form yang terdiri dari:

  1. Identifikasi jabatan
    Identifikasi jabatan mencakup informasi tentang:
    • Nama jabatan;
    • Nama pemangku jabatannya;
    • Unit organisasi;
    • Satuan kerja;
    • Jabatan atasan langsung; dan
    • Lokasi.

  2. Kedudukan jabatan dalam struktur organisasi
    Kedudukan jabatan diidentifikasi dari struktur organisasi Kejaksaan Republik Indonesia yang tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-115/A/JA/10/1999 sebagaimana telah dirubah beberapa kali terakhir dengan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-558/A/JA/12/2003 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia beserta ketentuan perubahannya.

  3. Tujuan jabatan
    Tujuan jabatan menjelaskan kontribusi spesifik jabatan bagi organisasi, alasan pentingnya organisasi memerlukan jabatan ini dan akibatnya jika jabatan ini ditiadakan.
     
  4. Tanggungjawab utama
    Tanggung jawab utama mendeskripsikan rincian target pendukung atau output yang harus dicapai oleh pemangku jabatan agar tujuan jabatan dapat tercapai.
     
  5. Indikator kinerja utama
    Indikator kinerja utama menjelaskan apa yang menjadi ukuran keberhasilan dalam suatu jabatan, termasuk mengukur bagaimana pemangku jabatan ini dianggap berhasil atau gagal oleh atasannya.
     
  6. Hubungan kerja
    Hubungan kerja mengelaborasi hubungan dalam suatu jabatan baik dalam hubungan internal dan eksternal di organisasi dalam konteks hubungan ke level yang lebih tinggi, hubungan setara dan hubungan dengan level jabatan yang lebih rendah.
     
  7. Tanggungjawab jabatan
    Tanggung jawab jabatan secara kuantitatif memperlihatkan besarnya cakupan sebuah jabatan secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu untuk mengidentifikasi perbedaan antara jabatan yang serupa, termasuk melihat pengelolaan finansial maupun non finansial, serta yang terkait dengan tanggungjawab rahasia jabatan.
     
  8. Kewenangan
    Kewenangan menjelaskan otoritas yang dimiliki oleh suatu jabatan untuk membuat keputusan tanpa berkonsultasi atau menunggu perintah atasan terlebih dahulu.
     
  9. Tantangan
    Tantangan mengidentifikasi masalah dan tantangan kerja yang dihadapi pemangku jabatan dalam mencapai tujuan pekerjaannya yang menyangkut : 
    • masalah yang bersifat strategis dan taktis
    • kesulitan yang bersifat teknis dan manajerial
    • kesulitan yang berasal dari intern & ekstern organisasi.

  10. Lingkungan kerja
    Lingkungan kerja menjelaskan kondisi yang mendukung pelaksanaan   tugas jabatan termasuk :
    1. akibat yang dihadapi jika terjadi kecelakaan;
    2. gangguan kesehatan yang mungkin terjadi;
    3. posisi aktivitas pemegang jabatan (duduk, berdiri atau berjalan)
    4. tempat kerja (di dalam atau di luar) ruangan;
    5. kondisi lingkungan diantaranya menyangkut suhu, penerangan, ventilasi, ketenangan, kebersihan dan keleluasaan
    6. alat keselamatan kerja yang ada.

  11. Persyaratan jabatan
    Persyaratan jabatan merupakan klualifikasi minimal yang perlu dimiliki oleh pemangku jabatan agar dapat melakukan pekerjaannya dengan tingkat kemahiran/kompetensi yang sesuai dengan apa yang diharapkan, meliputi :
    1. pendidikan formal;
    2. pengalaman kerja yang relevan;
    3. pelatihan;
    4. ketrampilan khusus;
    5. persyaratan fisik; dan
    6. persyaratan umur minimal dan maksimal.
 
Kembali
  Quick Wins
  Evaluasi Kinerja
  Profil Kejaksaan 2025
  Manajemen Perubahan
  Analisis Jabatan
  Evaluasi Jabatan
  Sistem&Struktur Remunerasi
  Sistem Manajemen SDM
  Peraturan Perundang-Undangan

Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id