Senin, 20 November 2017

08-09-2017
Dua Terdakwa Kasus Diksar Maut Mapala UII Dituntut 8 Tahun Penjara

Dua Terdakwa kasus diksar maut mapala UII Yogyakarta, Wahyudi dan Angga Septiawan dituntut 8 (delapan) tahun penjara, dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Karanganyar, Kamis (7/9).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Toni Wibisono, SH., menjelaskan, tuntutan delapan tahun penjara sesuai dengan pasal 351 ayat 1 dan 3 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Terkait dengan jeratan pasal 170 KUHP, tindakan keduanya tidak memenuhi unsur perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama.

JPU menyimpulkan Wahyudi dan Angga sengaja melakukan kekerasan terhadap tiga korban sampai tewas. Ketiga korban adalah peserta diksar mapala, yakni Syaits Asyam, Muhammad Fadli dan Ilham Nurfadmi Listia Adi.

Tindakan kekerasan itu di luar petunjuk teknis pemberian hukuman. “Dalam juknis diksar disebutkan hukuman itu tidak boleh mengancam jiwa peserta, bersifat mendidik dan harus memberi tahu kesalahannya sebelum dijatuhi hukuman. Namun faktanya tidak demikian, Wahyudi dan Angga sudah berulangkali diperingatkan agar berhenti menyiksa korban tetapi tidak digubris. Terdakwa bahkan makin beringas menjatuhkan hukuman fisik, “jelasnya.

Selama proses persidangan, JPU menilai kedua terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Mereka tidak mengakui melakukan tindakan kekerasan meski saksi dan bukti sudah jelas. Faktor yang memberatkan, korban meninggal dunia, menambah beban keluarga yang ditinggalkan serta melukai peserta diksar lainnya.(sy)


Kontak

PUSAT PENERANGAN HUKUM

KEJAKSAAN AGUNG R.I

Jl. Sultan Hasanuddin No.1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan - Indonesia

Telpon  : +62 21 722 1269

E-mail  : humas.puspenkum@kejaksaan.go.id